Yayasan Pondok Pesantren As-Sirajul Munir Satukan 3 Unit Pendidikan di Momen Hari Pramuka ke-65

SAMPANG,SMPIASSIRAJULMUNIR, My.id – Yayasan Pondok Pesantren As-Sirajul Munir, Dusun Senneng, Desa Nepa, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Pramuka ke-65 secara berbeda.

 

Kegiatan tidak hanya dilaksanakan dalam satu hari, tetapi berlangsung selama tiga hari, yakni 12–14 Agustus 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut melibatkan seluruh unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren As-Sirajul Munir, mulai dari tingkat Sekolah Dasar Islam (SDI), Sekolah Menengah Pertama Islam (SMPI), hingga Madrasah Aliyah (MA).

 

Puncak peringatan ditandai dengan upacara Hari Pramuka yang digelar di lapangan Pondok Pesantren As-Sirajul Munir. Rabu, (12/8).

 

Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa karena untuk pertama kalinya seluruh unit pendidikan di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren As-Sirajul Munir mengikuti rangkaian peringatan Pramuka secara serentak.

 

Gagasan pelaksanaan kegiatan secara terpadu tersebut diinisiasi oleh Abdul Holik Ali Hudi, Kepala SMPS Islam As-Sirajul Munir. Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan secara bersama-sama diharapkan dapat memperkuat kebersamaan, kedisiplinan, serta karakter peserta didik.

 

Dalam pelaksanaan upacara, Abdul Holik Ali Hudi juga bertindak sebagai pemimpin upacara. Kegiatan diikuti Kepala SDS Islam As-Sirajul Munir, Moh. Fais, seluruh dewan guru dari masing-masing unit pendidikan, serta para peserta didik.

 

Kegiatan tersebut turut mendapat pendampingan dari anggota Koramil 0828/09 Banyuates, yang memberikan pembinaan kepada para peserta.

 

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat, salat, dan makan (ishoma). Setelah itu, peserta mengikuti pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang dipandu langsung oleh anggota TNI dari Koramil 0828/09 Banyuates.

 

Berlangsung Tiga Hari dengan Penjelajahan dan Api Unggun

Panitia kegiatan, Punali, menjelaskan bahwa rangkaian peringatan Hari Pramuka di Yayasan Pondok Pesantren As-Sirajul Munir dirancang selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Agustus 2026.

 

“Hari pertama diawali dengan upacara. Kemudian pada Kamis, 13 Agustus, kegiatan dilanjutkan dengan penjelajahan. Malam harinya dilaksanakan penutupan yang dirangkai dengan kegiatan api unggun,” ujar Punali.

 

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperingati Hari Pramuka, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para peserta didik.

 

Menurutnya, kegiatan kepramukaan dapat melatih kedisiplinan, kemandirian, kekompakan, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama antarpeserta.

 

“Alhamdulillah, kami bersyukur kegiatan ini bisa disatukan dari semua tingkatan, mulai SDI, SMPI hingga MA. Ini merupakan pengalaman pertama dan menjadi kebanggaan tersendiri karena seluruh unit bisa mengikuti kegiatan secara bersama-sama,” ungkapnya.

 

Rangkaian kegiatan nantinya akan ditutup oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren As-Sirajul Munir, Ustadz Iftihor.

 

Pelaksanaan kegiatan Pramuka secara terpadu tersebut menjadi bagian dari upaya Yayasan Pondok Pesantren As-Sirajul Munir dalam membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan di luar kelas.

 

Keterlibatan unsur TNI dalam memberikan materi PBB juga diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada para siswa mengenai pentingnya kedisiplinan, ketertiban, kepemimpinan, dan semangat kebersamaan.

 

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini juga mengacu pada tema resmi Gerakan Pramuka, yakni “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

 

Tema tersebut menjadi bagian dari semangat Gerakan Pramuka dalam mendorong generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap berbagai tantangan bangsa sekaligus mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas 2045.

 

Dengan konsep kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dan melibatkan tiga jenjang pendidikan secara serentak, peringatan Hari Pramuka di Yayasan Pondok Pesantren As-Sirajul Munir diharapkan dapat menjadi agenda positif yang terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang.

 

Selain menjadi ajang memperingati Hari Pramuka, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara peserta didik, guru, yayasan, serta unsur TNI dalam membangun generasi muda yang disiplin, mandiri, berkarakter, dan memiliki semangat gotong royong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *